Fungsi jalan berdasarkan klasifikasi umum dalam sistem jaringan jalan:
-
Jalan Arteri
Jalan arteri berfungsi melayani angkutan utama dengan ciri perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-rata tinggi, dan jumlah jalan masuk dibatasi.
Karakteristik:
Menghubungkan pusat kegiatan nasional, provinsi, atau kota besar.
Kapasitas lalu lintas besar.
Akses keluar-masuk kendaraan dibatasi agar lalu lintas lancar.
-
Jalan Kolektor
Jalan kolektor berfungsi melayani angkutan pengumpul atau pembagi dengan ciri perjalanan jarak sedang, kecepatan rata-rata sedang, dan jumlah jalan masuk masih dibatasi.
Karakteristik:
Menghubungkan jalan lokal ke jalan arteri.
Mengumpulkan arus kendaraan dari kawasan permukiman atau kecamatan menuju jalan utama.
-
Jalan Lokal
Jalan lokal berfungsi melayani angkutan setempat dengan ciri perjalanan jarak dekat, kecepatan rata-rata rendah, dan jumlah akses masuk tidak dibatasi.
Karakteristik:
Menghubungkan lingkungan sekitar ke jalan kolektor.
Digunakan untuk mobilitas dalam area kecamatan, desa, atau kawasan permukiman.
-
Jalan Lingkungan
Jalan lingkungan berfungsi melayani angkutan lingkungan dengan ciri perjalanan sangat dekat dan kecepatan rendah.
Karakteristik:
Berada di dalam kawasan permukiman, kompleks, atau area terbatas.
Melayani akses langsung ke rumah, bangunan, fasilitas lingkungan.
Prioritas pada keselamatan dan kenyamanan pengguna lokal.