{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"No","type":"text"},{"id":"Daftar Data","type":"text"},{"id":"2021","type":"text"},{"id":"2022","type":"text"},{"id":"2023*","type":"text"},{"id":"Satuan","type":"text"}],
  "records": [
    [1,"1","Persentase keterwakilan perempuan sebagai pengambilan keputusan di lembaga eksekutif (Eselon I dan II)","10","10","10","%"],
    [2,"2","Angka kelahiran pada perempuan umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR","22.15",null,null,"Kelahiran per 1000 perempuan 15-19 tahun"],
    [3,"3","Proporsi perempuan dewasa dan anak perempuan (umur 15-64 tahun) mengalami kekerasan (fisik, seksual, atau emosional) oleh pasangan atau mantan pasangan dalam 12 bulan terakhir","25","50",null,"%"],
    [4,"4","Prevalensi kekerasan terhadap anak perempuan.","45.08","32.5","32.5","%"],
    [5,"5","Proporsi perempuan dewasa dan anak perempuan (umur 15-64 tahun) mengalami kekerasan seksual oleh orang lain selain pasangan dalam 12 bulan terakhir.","67","117",null,"%"],
    [6,"6","Persentase korban kekerasan terhadap perempuan yang mendapat layanan komprehensif","77.8","98.96","100","%"],
    [7,"7","Proporsi perempuan umur 20-24 tahun yang berstatus kawin atau berstatus hidup bersama sebelum umur 15 tahun dan sebelum umur 18 tahun.",null,null,null,null],
    [8,null,"a. Sebelum Umur 15 Tahun","61.13",null,null,"%"],
    [9,null,"b. Sebelum Umur 18 Tahun","68.21","66.56",null,"%"],
    [10,"8","Median usia kawin pertama perempuan pernah kawin umur 25-49 tahun.",null,null,null,"Tahun"],
    [11,"9","Proporsi kursi yang diduduki perempuan di parlemen tingkat pusat, parlemen daerah  dan pemerintah daerah.","20.37","20","20","%"],
    [12,"10","Proporsi perempuan yang berada di posisi managerial.","45.37","49.78",null,"%"],
    [13,"11","Proporsi perempuan umur 15-49 tahun yang membuat keputusan sendiri terkait hubungan seksual, penggunaan kontrasepsi, dan layanan kesehatan reproduksi",null,null,null,"%"],
    [14,"12","Undang-undang atau Peraturan Pemerintah (PP) yang menjamin perempuan umur 15-49 tahun untuk mendapatkan pelayanan, informasi dan pendidikan terkait kesehatan seksual dan reproduksi.",null,null,null,"Dokumen"],
    [15,"13","Prevalensi kekerasan terhadap anak laki-laki dan anak perempuan.","28.25","15.33",null,"%"],
    [16,"14","Proporsi perempuan dan laki-laki muda umur 18-24 tahun yang mengalami kekerasan seksual sebelum umur 18 tahun",null,null,null,"%"],
    [17,"15","Proporsi korban kekerasan dalam 12 bulan terakhir yang melaporkan kepada polisi.","61","20",null,"%"],
    [18,"16","Persentase keterwakilan perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).","20.37","20","20","%"],
    [19,"17","Jumlah lembaga pemerintah tingkat daerah provinsi yang telah dilatih PUG",null,null,null,null],
    [20,"18","Jumlah program/kegiatan PUG pada perangkat daerah yang sudah dievaluasi melalui analisis gender di tingkat provinsi",null,null,null,null],
    [21,"19","Jumlah media massa (cetak,elektronik) yang bekerjasama dengan pemerintah provinsi (Dinas PPPA) untuk melakukan KIE pencegahan kekerasan terhadap anak",null,null,null,null],
    [22,"20","Jumlah lembaga layanan anak yang telah memiliki standar pelayanan minimal",null,null,null,null],
    [23,"21","Persentase korban kekerasan anak yang terlayani",null,null,null,null],
    [24,"22","Proporsi rumah tangga yang memiliki anak umur 1-17 tahun yang mengalami hukuman fisik dan/atau agresi psikologis dari pengasuh dalam setahun terakhir",null,null,null,null]
]}
